Minggu, 13 Maret 2011

Semangat Maju

Mimpi masa kini adalah kenyataan hari esok.

Anda bisa, jika Anda berpikir bisa, selama akal mengatakan bisa. Batasan apakah sesuatu masuk akal atau tidak, kita lihat saja orang lain, jika orang lain telah melakukannya atau telah mencapai impiannya, maka impian tersebut adalah masuk akal.

Menuliskan tujuan akan sangat membantu dalam menjaga alasan melakukan sesuatu.

Apakah kita bisa untuk mengemban misi kita? Insya Allah kita bisa, karena Allah Mahatahu, Allah tahu sampai dimana potensi dan kemampuan kita. Jika kita tidak merasa mampu berarti kita belum benar-benar mengoptimalkan potensi kita.

Jika target obsesi itu baik, maka memiliki obsesi bukan hanya baik, tetapi harus. Karena motivasi dari sebuah obsesi sangat kuat.

Untuk menjadi sukses, Anda harus memutuskan dengan tepat apa yang Anda inginkan, tuliskan dan kemudian buatlah sebuah rencana untuk mencapainya.

Bisakah kita meraih sukses yang lebih besar lagi?

Merumuskan Visi dan Misi adalah salah satu bentuk dalam mengambil keputusan, bahkan pengambilan keputusan yang cukup fundamental. Visi dan Misi Anda akan menjiwai segala
gerak dan tindakan di masa datang.

Jangan takut dengan gagalnya meraih visi, kegagalan meraih visi sebenarnya bukan suatu kegagalan, tetapi merupakan keberhasilan yang Anda tempuh meski tidak sepenuhnya.


Visi itulah yang akan menuntun perjalanan hidup Anda.
Menciptakan kebiasaan baru adalah salah satu dari kunci sukses. Jika anda ingin sukses Anda harus mulai menciptakan kebiasaan-kebiasaan yang akan membawa Anda kepada kesuksesan.
Jika Anda ingin menang— dalam bisnis, karir, pendidikan, olah raga, dsb— maka Anda harus memiliki kebiasaan-kebiasaan seorang pemenang pula.
Jika Anda ingin suatu kehidupan yang berbeda, buatlah keputusan yang berbeda juga.
Tengoklah kembali perjalanan Anda saat ini, akan menuju kemana? Apakah ke arah yang lebih baik, atau ke arah yang lebih buruk, atau tetap saja seperti saat ini? Tetapkanlah sebuah putusan dan jalanilah menuju konsekuensinya.
Potensial pilihan Anda begitu melimpah, keputusan Anda dapat saja merubah hidup Anda secara dramatis dalam waktu singkat.

Empat Kecerdasan Manusia

    Dulu kesuksesan orang hanya diramal dari kecedasannya (IQ), ternyata banyak terjadi orang berIQ tinggi hanya menjadi orang biasa saja. Kemudian ditemukanlah pengertian EQ. Tidak cukup juga, karena ternyata banyak kemajuan malahan membuat orang-orang di kota besar menjadi bingung dengan hidup mereka sendiri. Ini karena mereka mulai melupakan nilai spiritual atau agama. Maka didefenisikan SQ. Terakhir muncul istilah AQ untuk melihat sejauh mana tingkat kesuksesan yang dikejar anak manusia itu.

    1.Intelectual Quotient (IQ)=Kecerdasan Intelektual
     Istilah ini ditemukan sekitar 1912 oleh William Stern. Digunakan sebagai kualitas seseorang pada masa itu, dan ternyata sekarang dipakai di Indonesia. IQ lah sebagai tingkat penrimaan masuk. Kecerdasan ini terletak pada diotak bagian Cortex (kulit otak). Kecerdasan ini merupaka kecerdasan berimajinasi, beranalogi, berhitung, dan daya kreasi serta inovasi.

    2.Emotional Qutient (EQ)=Kecerdasan Emosional
    EQ mulai menjadi trend pada akhir abad 20. Kecerdasan ini memang tidak mempunya ukuran pasti seperti IQ, namun kita bisa marasakan kualitas keberadaanya dalam diri seseorang. Oleh karena itu EQ lebih tepat diukur dengan feeling.

    3.Spiritual Qutient (SQ)=Kecerdasan spiritual
     Ini berarti  kita bisa berpikir dengan konteks makna secara luas dan kaya. Kecerdasan ini terletak pada suatu titik yaitu disebut God spot. Mulai populer pada abad 21. Kepopulerannya mulai diangkat oleh Danar Zohan dalam bukunya Spiritual Capital. Kecerdasan ini mengungkap tentang jati diri seseorang "who am i ?".
 
    4.Adversity Quetient (AQ)=Kecerdasan tantangan
    Manusia pada prinsipnya dilahirkan untuk memiliki sifat mendaki. pendakian ini maknanya adalah bergerak hidup kedepan. Orang yang berAQ tinggi tidak akan takut dalam menghadapi berbagai tantangan dalam proses pendakiannya. Bahkan dia mampu untuk mengubah tantangan yang dihadapinya dan menjadikannya sebuah peluang.


(keajaiban belajar)

Kesendirian Dan Hujan

seperti detak yang sempat ku titipkan pada senja
seperti resah yang ku singgahkan pada temaram kelam
layaknya kejujuran yang terpatri pada sudut hati kita
inilah rasa yang ingin ku bagi pada hujan

kita bermain dalam shimponi keterkaitan
kita bercerita pada dendang gerimis hujan
kita adalah  nada-nada dalam aroma manis fajar
kita adalah teman sejati dalam kesendirian kita
kita adalah metamarfosa dalam jejak langkah kita
kitalah arjuna dan rahwana dalam medan juang kita,.....

biarlah hujan menuntun dalam remang,....
biarlah awan memandu dalam kelam,...
kelak jua terang menanti kita dalam perang yang kita junjung bersama sendiri .....

Tsunami di Jepang

    Gempa besar berkekuatan 8,8 skala Richter mengguncang Jepang hari Jumat ini, dan mengakibatkan terjadinya tsunami besar yang mengakibatkan kapal-kapal ke pantai dan membawa mobil-mobil ke jalanan di kawasan pinggir pantai.

Gempa yang terjadi di Jepang, 11 Maret 2011 dengan kekuatan 8,9 skala Richter merupakan gempa dengan kekuatan terbesar yang pernah terjadi di negara tersebut. Gempa tersebut juga memicu terjadinya tsunami dengan ketinggian 4 meter dan menyapu ribuan mobil serta bangunan di wilayah pesisir pantai Jepang.
Hingga saat ini, pihak kepolisian dan juga media massa Jepang mengatakan setidaknya 402 orang meninggal akibat bencana alam tersebut dan ditakutkan lebih dari 1.000 orang menjadi korban dari tsunami dan juga gempa bumi di Jepang.
Gempa bumi dan tsunami yang melanda Jepang juga berdampak pada situasi genting pada pengembangan nuklir yang ada di Jepang. Perdana Mentri Jepang, Naoto Kan, meminta 45.000 warga yang tinggal dalam radius 10 km dari pusat pengembangan nuklir harus segera meninggalkan wilayah tersebut karena ditakutkan adanya kebocoran dari zat radiasi tersebut.



Sumber:  http://news.id.msn.com

Sabtu, 12 Maret 2011

Rock Music

    Rock music is part of popular music today. It is played and listened in almost every countries in the world. Rock and roll was the name given to the music that developed in the early 1950's. It is believed that the term rock and roll was first used by a disk jockey, Alan Freed.
    In 1955, records of a young singer from Tennessee, Elvis Presley, were heard across the US. After appeared on nation-wide television, Elvis Presley's singing and his performing style came to mean rock and roll all over the world. Then came Bill Haley and The Comets. Rock mainly became the music of the young. They understood its beat and sound, and its lyrics.
    The 1970's were the time of big developments in the rock industry. Rock became a very big business, earned more money annually than any other form of entertainment including the film industry.

Jumat, 11 Maret 2011

About Rainbow

    A rainbow is caused by sunlight being refracted, or "bent", and refraclated back towards the observer by raindrops. By this refraction, sunlight is broken up into its component colours- red, orange, yellow, green, blue, indigo, and violet, the colours of the rainbow from the outside to the inside of the arc. Rainbows always form on the side of the observer opposite the sun.
    Mankind sometimes seems to have regarded rainbows as good news. According to the legend, god put a rainbow in the sky as a sign that there would be no more disaster at the time, namely floods. A legend maintains that if someone dig at the spot where the rainbow touches the ground, he will find a pot of gold buried there

Kamis, 10 Maret 2011

Puisi Senyum

Senyummu dalam bayangan selalu cerah
Hangat menembus relung hati yang gundah
Sesumbar kata menyayat pilu hati yang resah
Kesombongan sesaat luluh berubah pasrah

Senyumku tulus dari lubuk hati yang dalam
Sebersih langit biru yang mengusir kelam
Sungguh tak sedikit pun ku menyimpan geram
Sebersit senyummu melepas rindu dendam

Senyummu memeluk mesra jiwa terusik
Sekujur ragaku lemah lunglai tak berkutik
Waktu perlahan berlalu detik demi detik
Mimpi indah semusim punah tercabik

Senyumku memudar tersentak terjaga
Terlintas bayangmu yang hampir sirna
Ah, aku tak mengenal lagi kamu siapa
Bahkan senyummu tak lagi menggoda          

Senyummu meredup berubah sendu
Canda ceriamu tergores semburat ungu
Bila saatnya tiba menyibak awan kelabu
Mungkin aku masih di sini setia menunggu

Bagaimana Berkomunikasi Dengan Efektif ?

Bagaimana berkomunikasi dengan efektif sehingga pesan yang anda sampaikan bisa diterima dengan baik oleh si penerima pesan? Berikut ini saya akan memberikan beberapa hal mengenai Bagaimana berkomunikasi dengan efektif, yaitu:

1. Sebelum anda menyampaikan pesan Berpikirlah
Mengapa harus berpikir? Karena kecepatan manusia berbicara lebih cepat lima kali dari kecepatannya berpikir. Sehingga sering perkataan
manusia membuat orang tersinggung, kecewa, depresi dan berbagai bentuk perasaan lainnya. Oleh karena itu kita harus berpikir terlebih dahulu, sebelum berbicara.


2. Tahu apa yang dikatakan
Anda harus mengetahui apa yang akan dikatakan dan mengapa mengatakannya, sebelum benar-benar mengatakannya.


3. Situasi dan hadirin
Sesuaikanlah apa yang kita akan katakan dengan situasi yang kita hadapi.Oleh karena itu sebelum kita berkomunikasi, sebaiknya kita mengetahui siapa yang akan di hadapi, bagaimana situasinya. Berkomunikasi dalam suatu seminar, stasiun radio, ruang terbuka, restoran, ruang tamu atau ruang kerja tidak sama. Setiap suasana
akan memberikan kesan berbeda. Kita harus mempersiapkannya dengan baik.
Kadang-kadang kita diminta memberi kata sambutan secara mendadak. Ini pun perlu strategi tersendiri. Hukum utama dalam komunikasi adalah ”Noworthwhile communication can take place until you gain the complete attention of your audience”.


4. Perhatikan Nada suara dan pilihan kata
Ingatlah bahwa cara kita mengatakan sesuatu melalui nada suara dan pemilihan kata, benar-benar mempunyai makna yang sama seperti hal yang ingin kita sampaikan. Jangan ada maksud tersembunyi di baliknya. Nada yang lembut untuk keakraban atau nada yang keras untuk memberi perintah dan ketegasan perlu dipikirkan sebelumnya. Pilihan kata yang runtut dan komunikatif sangat penting, agar dapat diterima dengan baik oleh si penerima.


5. Bukan kata-kata saja, tetapi gerak tubuh dan tangan juga
Kita perlu menyadari bahwa komunikasi bukan menyangkut suara yang keluar dari mulut saja, namun tubuh kita dengan berbagai ekspresi dan gerak tangan juga melakukan komunikasi. Kebanyakan gerakan yang tidak diperlukan akan mengganggu proses komunikasi. Menatap mata dengan lawan bicara adalah syarat mutlak dalam berkomunikasi.


6. Kebutuhan pendengar
Kalau kita berkomunkasi kita perlu menyadari akan kebutuhan pendengar,sehingga pesan kita lebih mudah diingat oleh mereka.


7.Dapatkanlah Umpan balik
Kita perlu mendapatkan umpan balik dari pendengar untuk meyakini diri kita bahwa pesan yang disampaikan dapat dimengerti dan diterima. Umpan balik ini penting untuk melakukan penegasan dalam komunikasi. Kita perlu memancing pendengar atau lawan bicara kita untuk memberikan umpan balik. Umpan balik yang negatif sekalipun, akan berguna untuk kita memperbaiki diri kita.


8. Berpengaruh Jangka panjang
Dalam berkomunikasi haruslah mempunyai pengaruh jangka panjang. Mungkin kita telah berhasil memberi suatu penyelesaian yang cemerlang, tetapikita perlu mengimplementasikannya.


9. Kata dan perbuatan harus sejalan
Janganlah mengatakan sesuatu apabila kita tidak memaksudkannya. Kita harus mendukung kata-kata kita dengan tindakan kita, kalau tidak pesan komunikasi tidak akan sampai.


10. Menjadi pendengar yang baik
Belajarlah menjadi seorang pendengar yang baik.

Sayangilah Orangtua Kita

Bismillahirrahmaanirrahim
     Ada sebatang pohon mangga. Daunnya rimbun, sarat berbuah sepanjang tahun.
Seorang anak kecil sangat senang bermain di pohon mangga setiap harinya.
Memanjat ke puncak pohon, merayap ke dahan, dan memetik buahnya.
Kemudian meluncur turun bersandar di batang pohon dan terlelap dalam
kesejukan  naungan daun yang rimbun.
Ia mencintai pohon mangga itu dan demikian pula pohon mangga itu kepadanya.
Waktu berlalu dengan cepatnya. Anak kecil itu tumbuh menjadi remaja.  Dia
tidak lagi suka bermain-main dan tentunya jarang mendatangi pohon mangga
itu.

Sampai suatu hari si remaja menghampiri pohon mangga dengan wajah muram.
Pohon mangga menyambutnya dengan gembira: "Mari bermain seperti dahulu".
"Saya bukan anak-anak lagi, saya sudah remaja, sudah tidak senang
bermain".  "Lalu apa masalahmu. Katakanlah, mungkin saya dapat
menolongmu," pohon mangga membujuk.  "Begini, saya ingin mempunyai kecapi
yang merdu untuk menghibur kekasihku," si remaja ini mengutarakan
kemusykilannya.
"Oh, itu mudah, petiklah buahku, kemudian juallah untuk memperoleh uang.
Maka engkau dapat  membeli kecapi yang merdu".
Si remaja itu bangkit semangatnya. Dipetiknya buah mangga itu sampai tak
bersisa. Pohon mangga tampak gembira, karena telah mengeluarkan si remaja
itu dari kesusahannya.

Suatu hari remaja itu datang lagi ke pohon mangga. Bergembiralah pohon
mangga memanggilnya untuk bermain. "Saya tidak punya waktu untuk bermain,
saya telah dewasa, telah beristeri,"  ujar remaja yang telah dewasa itu.
"Lalu kesulitan apa pula, boleh jadi saya dapat menolongmu lagi,"  kata
pohon mangga. "Begini, saya membutuhkan rumah tempat tinggal". Belum
sempat pemuda dewasa itu mengakhiri kalimatnya, pohon mangga menyela: "O,
mudah pangkaslah semua dahan,  dan cabang batangku, cukuplah itu untuk
mendirikan rumah.
Pemuda itu lalu memangkas. Maka tinggallah pohon mangga seperti tonggak,
hanya batang tanpa  dahan, cabang, ranting bahkan daun. Tumbuh tidak,
matipun tidak.

Waktu berlalu, datanglah si pemuda itu ke pohon mangga yang sudah menjadi
tonggak.  "Boleh jadi inilah yang terakhir saya minta nasihat kepadamu.
Saya sudah menjelang manula.  Aku ingin menikmati hari tua, berlayar di
danau. Bagaimana mungkin saya mendapatkan perahu,?"  "Tebanglah batangku
pada pangkalnya, buatlah perahu", kata akhir pohon mangga.

Kini pohon mangga yang dahulu berdaun rimbun, berbuah lebat, hanya tinggal
akar-akarnya saja  yang tersembul sedikit di atas tanah.
Musim dan tahun berganti. Laki-laki yang sudah tua renta itupun datang
kembali. Yang diinginkannya hanya sekedar melabuhkan dirinya berbantalkan
akar pohon mangga.

Pohon mangga ibarat kedua orang tua kita. Ketika kecil kita senang bermain
dengan mereka.  Tatkala dewasa, kita tinggalkan beliau berdua, hanya
datang bila dianggap perlu. Padahal bagaimanapun keadaan mereka, orang tua
tetap akan memberikan segalanya kepada kita. Selayaknyalah kita mendoakan
kedua orang tua kita, minimal selesai shalat wajib lima waktu.

" Ya Tuhanku, ampunilah aku, ibu bapakku. Kasihanilah keduanya,
sebagaimana mereka telah memeliharaku waktu kecil " [ QS Nuuh; 71:28 - QS
Al Israa'; 17:24 ]